Harga Rp 99.000 khusus 100 pembeli pertama · setelah itu Rp 149.000
Di rapor semester 1 nanti ada kolom kecil bertuliskan "Membaca". Kalau sekarang anak Bunda masih mengeja a…n…a…k, kolom itu yang bikin Bunda deg-degan duluan.

Untuk Bunda yang anaknya sudah kelas 1–2, sudah pakai buku calistung (bahkan les), tapi masih terbata-bata membaca:

Anak Kelas 1–2 Lancar Baca Sendiri dalam 8 Minggu

Ebook Lancar 8 Minggu dan lembar latihan printable

32 sesi 10 menit dengan cara Latihan Sambung, Bukan Hafal: anak dilatih menyambung bunyi jadi kata utuh, bukan menghafal tabel ba-bi-bu yang gampang lupa.

Sama anaknya. Sama 10 menitnya. Beda caranya.

Mulai Lancar 8 MingguRp 99.000 · garansi uang kembali
10 menit/sesi Tinggal cetak Garansi uang kembali
Yang jarang disadari

Anak mandek bukan karena kurang hafalan.

Kebanyakan orang tua pikir anak yang belum lancar butuh lebih banyak buku calistung, lebih banyak drilling ba-bi-bu-be-bo, diulang terus sampai hafal.

Justru menghafal itu yang bikin anak terus mengeja.

Anak yang hafal tabel suku kata belum tentu bisa membaca kata yang belum pernah ia hafal. Ketemu kata baru, ia macet lagi dan mengeja dari nol. Yang ia butuhkan adalah kemampuan menyambung bunyi, yang bisa dipakai untuk kata apa saja.

Kedengarannya terbalik? Lihat tiga contoh ini:

Ilustrasi kelas phonics di Inggris

Sekolah dasar di Inggris

Sejak Rose Report (2006), SD di Inggris diarahkan mengajarkan blending: menyambung bunyi huruf jadi kata, bukan menghafal kata utuh. Sampai sekarang, cara ini jadi inti kurikulum membaca nasional mereka.

Ilustrasi anak berlatih biola

Metode Suzuki

Anak belajar biola atau piano lewat pola pendek yang diulang sampai jarinya lancar. Notasi baru diperkenalkan belakangan. Skill duluan, hafalan menyusul.

Ilustrasi aplikasi belajar di ponsel

Duolingo

Aplikasi belajar bahasa terpopuler di dunia sengaja membuat sesinya pendek. Latihan singkat yang rutin lebih menempel daripada sesi panjang yang jarang.

Kurikulum sekolah, metode musik, dan aplikasi belajar sampai di kesimpulan yang sama: skill yang menempel dibangun lewat latihan pendek yang tersambung, bukan hafalan yang ditumpuk. Lancar 8 Minggu dibangun di atas prinsip itu, khusus untuk satu hal: membaca.

Kenapa selama ini belum berhasil

Anak yang masih mengeja hampir selalu macet di salah satu dari 4 titik ini

Ilustrasi anak kesulitan membaca di meja belajar
Titik 1

"Jebakan Hafal Kartu"

Anak hafal suku kata yang sering dilihat ("ma", "ni"). Ketemu susunan yang jarang, ia diam lama karena mencari di ingatan, bukan menyambung bunyi.

Titik 2

"Suku Kata Tertutup yang Dilewati"

Banyak buku berhenti di ba-bi-bu-be-bo. Begitu ketemu "kan", "duk", "ngin", anak belum pernah dilatih. Ini penyebab paling sering anak "sudah bisa baca tapi kok lambat".

Titik 3

"Zona Buta ng/ny dan Diftong"

Bunyi "ng", "ny", dan ai/au ("pandai", "harimau") jarang diajarkan khusus. Anak menebak, dan tebakannya sering salah.

Titik 4

"Loncat ke Kalimat Terlalu Cepat"

Baru bisa beberapa kata, langsung disodori kalimat panjang. Fondasinya belum kuat, anak kewalahan lalu balik mengeja huruf per huruf.

Ini bukan salah anak, dan bukan salah Bunda.
Yang keliru urutannya.

Coba hitung sebentar

Drama membaca itu memakan waktu lebih banyak dari yang Bunda kira

PR membaca yang molor, anak ngambek, Bunda naik darah karena sudah diulang tapi tetap salah. Anggap saja 15 menit per hari sekolah.

Perbandingan sebelum dan sesudah
±50
jam setahun
15 menit × 5 hari × ±40 minggu sekolah, habis untuk drama
±5,5
jam total
10 menit × 4 kali × 8 minggu, latihan yang terarah

Bedanya, 5,5 jam itu bukan drama. Itu latihan terstruktur yang kemajuannya kelihatan tiap minggu lewat Tracker Bintang.

Berapa lama lagi drama ini mau dibiarkan, sebelum rapor semester 1 keluar?

Cara kerjanya

32 sesi, naik setahap demi setahap

Urutannya mengikuti pentahapan membaca terstruktur: mulai dari bunyi yang paling mudah disambung, baru naik ke yang lebih rumit. Anak tidak dipaksa loncat.

  1. 1
    Suku kata terbuka baFondasi menyambung bunyi
  2. 2
    Suku kata tertutup kanTitik macet paling umum
  3. 3
    ng/ny & diftong auZona buta yang jarang dilatih
  4. 4
    Kata 3 sukuSupaya tidak kaget ketemu kata panjang
  5. 5
    KalimatSetelah fondasinya kuat
  6. 6
    Cerita miniAnak membaca sendiri
10menit per sesi
4×seminggu
0alat khusus

Tiap sesi punya naskah singkat untuk Bunda plus kartu kata yang tinggal dicetak. Tidak perlu latar belakang guru.

Jujur saja

Program ini dibuat untuk 3 Bunda ini

Sudah coba, tapi mandekAnak kelas 1–2, sudah pakai buku calistung atau les, tapi di rumah masih mengeja huruf per huruf.

Sibuk, budget terbatasBunda kerja atau repot di rumah, tidak sanggup bayar les privat rutin, tapi mau anak lancar sebelum rapor.

Selalu berakhir emosiTiap mengajar ujungnya Bunda ngomel dan anak nangis, sampai Bunda merasa "mungkin aku bukan orang yang cocok ngajarin anak sendiri."

Sebaiknya tidak beli kalau anak Bunda sudah lancar membaca kalimat tanpa mengeja. Program ini bukan untuk level itu, uangnya lebih baik untuk buku bacaan lanjutan.
Sebagian isinya

Yang akan Bunda temukan di dalam

  • Tes Titik Macet 5 Menit, cara tahu persis di mana anak macet: b/d, suku kata tertutup, ng/ny, atau diftong. (Banyak Bunda kaget, ternyata bukan di titik yang selama ini dikira.)
  • Urutan suku kata terbuka → tertutup yang membuat lompatan terbesar, dan kenapa buku yang berhenti di ba-bi-bu justru menahan anak.
  • Kenapa "ng" dan "ny" jadi zona buta paling sering terlewat, dan cara melatihnya bertahap.
  • 20 Kalimat Anti-Mogok pengganti "ayo baca lagi!" yang tidak bikin anak menutup diri.
  • Aturan "berhenti sebelum bosan", kebalikan dari insting "sekalian sampai lancar", dan kenapa itu justru membantu.
  • 12 slot 10 menit yang bisa diselipkan ke rutinitas tanpa menambah jadwal baru, termasuk yang paling cocok untuk Bunda bekerja.
  • Panduan 1 halaman "Siapa Saja Bisa" supaya ayah, nenek, atau pengasuh bisa menjalankan sesi yang sama.
  • Tracker Bintang yang bikin kemajuan anak kelihatan tiap minggu, jauh sebelum minggu ke-8.
  • Kenapa diftong ai/au harus dilatih terpisah, dan apa yang terjadi kalau dilewati.

Semua yang Bunda dapat hari ini

PAKET LANCAR 8 MINGGU
Isi paket: ebook dan tiga bonus
  • Ebook Lancar 8 Minggu32 sesi 10 menit, naskah untuk Bunda + kartu kata printable
    Rp 249.000
  • BONUS 1Tes Titik Macet 5 MenitTahu persis anak mulai dari minggu ke berapa
    Rp 79.000
  • BONUS 2Jadwal Selip & Kartu Siapa Saja Bisa12 slot 10 menit + panduan untuk ayah/nenek/pengasuh
    Rp 69.000
  • BONUS 3Kalimat Anti-Mogok + Tracker Bintang20 kalimat pengganti ngomel + tracker kemajuan
    Rp 99.000
Bonus momen: Lembar Latihan Bacaan Jelang Ujian Semester, khusus yang bergabung sebelum 31 Oktober 2026.
Total nilai Rp 496.000
Rp 99.000
100 pembeli pertama · lalu Rp 149.000
Ambil Paketnya SekarangBayar sekali · file dikirim setelah pembayaran
100%
UANG
KEMBALI

Garansi bersyarat, jelas syaratnya

Jalankan minimal 24 dari 32 sesi dalam 8 minggu dan isi Tracker Bintang (termasuk tes baca minggu 1 & 8). Kalau di tes akhir anak masih belum bisa membaca teks pendek (±50 kata) tanpa mengeja huruf per huruf, kirim foto tracker-nya dan uang kembali 100%. Bonus boleh disimpan. Klaim sampai 7 hari setelah minggu ke-8.

★ Kenapa cuma Rp 99.000? ★

Ini tahap awal peluncuran. Harga terjangkau membantu lebih banyak Bunda mencoba metodenya dan membagikan hasilnya. Setelah 100 pembeli pertama, harga naik ke Rp 149.000.

Soal waktu

Mulai minggu ini, selesai sebelum rapor

Ujian akhir dan rapor semester 1 umumnya jatuh di awal sampai pertengahan Desember. Program ini butuh 8 minggu, jadi makin telat mulai, makin sempit waktunya.

Minggu iniTes Titik Macet
Minggu 1–832 sesi 10 menit
DesemberUjian & rapor
Pertanyaan yang sering muncul

Masih ragu?

Anak saya baru kelas 1, apa terlalu dini?

Justru pas. Programnya dibuat untuk anak kelas 1–2 yang masih mengeja. Makin awal fondasi menyambung bunyinya benar, makin ringan perjalanannya ke depan.

Anak saya sudah les baca tapi belum berhasil. Apa bedanya?

Kemungkinan besar pendekatannya fokus di hafalan suku kata. Tes Titik Macet menunjukkan persis di mana anak macet, jadi Bunda tidak mengulang cara yang sama.

Saya kerja, jarang di rumah sore hari. Bisa jalan?

Bisa. Ada panduan "Siapa Saja Bisa" supaya ayah, nenek, atau pengasuh menjalankan sesi yang sama, plus 12 ide slot 10 menit yang bisa diselipkan kapan saja.

Saya nggak sabaran, sering ujungnya marah. Cocok?

Ini salah satu masalah yang dirancang untuk diatasi. Ada 20 kalimat pengganti ngomel dan aturan "berhenti sebelum bosan", supaya 10 menit tidak berubah jadi drama.

Kalau setelah 8 minggu anak belum lancar?

Selama minimal 24 dari 32 sesi dijalankan dan Tracker Bintang diisi (termasuk tes minggu 1 & 8), dan anak masih belum bisa membaca teks pendek tanpa mengeja, kirim foto tracker-nya. Uang kembali 100%, bonus tetap boleh disimpan.

Bentuknya apa? Buku fisik atau video?

Ebook PDF berisi 32 sesi dengan naskah singkat untuk Bunda, plus lembar latihan dan kartu kata yang dicetak sendiri di rumah. Hitam-putih, tidak perlu alat khusus.

Bagaimana cara aksesnya setelah bayar?

Isi form order, selesaikan pembayaran, dan file dikirim ke kontak yang Bunda isi di form.

Anak Bunda tidak butuh hafalan lebih banyak.
Ia butuh urutan yang tepat.

Anak membaca buku sendiri dengan percaya diri

Setiap hari tanpa fondasi yang benar adalah satu hari lagi mengulang kebiasaan mengeja, dan satu hari lebih dekat ke rapor.

±50 jam drama→±5,5 jam latihan
Rp 99.000
Itu tradenya.
Mulai Lancar 8 MingguRp 99.000 · garansi uang kembali

Harga naik ke Rp 149.000 setelah 100 pembeli pertama.